Administrasi Sistem Jaringan ❘ Menginstall Windows 10 di VMware
Nama Kelompok:
Filzah Fina Amanina
Bilqis Hasanah Putri
A. Tujuan Pembelajaran
- Mengetahui bagaimana menggunakan perangkat lunak seperti VMware untuk membuat dan mengelola mesin virtual
- Menguji windows 10 tanpa mengganggu sistem operasi utama
- Mempelajari langkah-langkah instalasi sistem operasi
B. Materi Pembelajaran
VMware merupakan perangkat lunak virtualisasi untuk membuat dan menjalankan mesin virtual. Dan, mesin virtual sendiri adalah tiruan dari sebuah komputer yang dapat berjalan di komputer asli. Pada mesin virtual, kita dapat menginstall sistem operasi yang berbeda-beda, contohnya adalah Windows.
Sementara windows adalah sistem operasi yang kuat dan fleksibel dan merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan. Windows menjadi sistem operasi yang sangat penting untuk sebagian pengguna komputer, sebagai alat serbaguna yang memudahkan untuk berbagai keperluan.
C. Persiapan Pembelajaran
Tatkala memasuki pembelajaran mengenai instalasi windows 10 melalui VMware, dibutuhkan persiapan untuk memahami pembelajaran. Untuk itu, dibutuhkan alat dan bahan seperti:
1. Aplikasi VMware
2. File ISO Windows 10
D. Cara menginstalasi
1. Buka aplikasi VMware dan buat virtual machine baru, ini berfungsi untuk membuat komputer virtual baru. Lalu Pilih tipe konfigurasi yang diinginkan, disini kita akan gunakan tipe custom untuk dapat menyelaraskan mesin virtual agar sesuai dengan kebutuhan spesifik aplikasi.
2. Siahkan atur hardware compability dari virtual machine, jika sudah pilih Next
3. Pilih darimana asal instalasi windows 10, disini saya memilih dari disc image file dan saya browse file ISO Windows 10 dari manager file.
4. Ini merupakan file ISO windows 10 yang akan di instalasi melalui VMware
5. Lalu bila sudah memilih file yang akan diinstalasi, pada bagian ini silahkan beri nama untuk virtual machine, nama ini akan menjadi identitas mesin virtual dan pada bagian ini juga untuk menentukan lokasi dimana file-file konfigurasi tersebut disimpan. Jika sudah klik next.
6. Pada bagian ini kita akan memilih tipe firmware, karena windows 10 merupakan versi lama maka kita akan gunakan tipe BIOS, tipe BIOS lebih fleksibel untuk sistem komputer yang versinya lama. Lalu next untuk ke tahap berikutnya.
7. Tahap berikutnya menunjukan konfigurasi processor, sesuaikan spesifikasi dengan komputer anda serta jangan menggunakan lebih banyak core. Karena spesifikasi windows 10 membutuhkan 1Ghz, maka kita pilih 1 processor dengan 2 core yang cukup untuk pemakaian sehari-hari. Apabila sudah diatur klik Next.
8. Untuk memilih ukuran memori, tergantung pada kebutuhan dan spesifikasi komputer. Semakin banyak ram yang dimiliki pada komputer fisik maka semakin banyak memori yang bisa digunakan untuk mesin virtual. Windows 10 32-bit membutuhkan minimal 1gb atau 64-bit membutuhkan minimal 2gb ram. Dan klik next.
9. Bilamana ingin membuat mesin virtual bertindak seolah-olah seperti komputer fisik, maka pilihan yang tepat adalah tipe Bridged.
10. Untuk I/O controller types kita akan gunakan yang recommended yaitu LSI logic SAS, tipe controller ini cocok untuk mesin virtual jika ingin memiliki kinerja penyimpanan yang optimal. Lalu klik Next.
11. Selanjutnya pada pemilihan jenis tipe interface disk, kita gunakan pula yang direkomendasikan yaitu NVMe. Karena, NVMe dapat menciptakan performa terbaik untuk mesin virtual Windows 10.
12. Step ini adalah tentang bagaimana disk virtual untuk mesin virtual yang akan dibuat. Pada step ini pilihan yang tepat adalah Create a new virtual disk jika belum memiliki disk virtual. Dan juga, opsi ini melimpahkan fleksibilitas dan kemudahan dalam mengelola mesin virtual. Jika sudah, klik Next.
13. Biarkan spesifikasi kapasitas disk tetap default, yaitu 60GB dan Split virtual disk into multiple files > Next.
14. Lanjut, tahap berikutnya adalah menentukan lokasi dan nama untuk file yang akan menyimpan data hard disk virtual dari mesin virtual windows 10 yang telah dibuat. Jika ingin menempatkan silahkan klik Browse dan pilih tempat untuk menyimpan data.
15. Dan ini adalah langkah terakhir sebelum mesin virtual benar-benar dibuat. Pastikan semua konfigurasi sudah benar sebelum menekan tombol Finish, namun bila sudah yakin silahkan tekan Finish.
16. Jika muncul pop up seperti ini, maka artinya sedang dilakukan proses penyiapan penyimpanan untuk mesin virtual. Ini adalah hal lumrah dari pembuatan mesin virtual, dan biasanya tidak membutuhkan waktu yang lama.
17. Nantinya akan muncul virtualisasi dari VMware dan tidak lama logo windows pun akan muncul.
18. Pada pengaturan windows setup sesuaikan dengan yang diinginkan, namun disini hanya menggunakan pengaturan default.
19. Selanjutnya klik Install now untuk memulai instalasi windows.
20. Pada bagian ini, jika memiliki lisensi Windows silahkan masukkan kunci produk ke dalam kotak yang sudah disediakan. Namun jika tidak, klik I don't have a product key.
21. Pilih Windows 10 pro sebagai sistem operasi yang ingin diinstal, jika sudah klik Next.
22.Ini merupakan tahap persetujuan persyaratan lisensi, dengan mencentang I accept the license terms maka itu artinya setuju dengan semua persyaratan yang tercantum dari Windows.
23. Setelah itu sebenarnya akan ada 2 pilihan, yaitu Upgrade dan Custom. Namun kita pilih opsi Custom saja, karena kita baru memulai instalasi dan bukan untuk upgrade sistem operasi windows yang sudah ada.
24. Step berikutnya kita akan diminta untuk memilih partisi atau ruang penyimpanan di hard disk untuk menaruh Windows. Kita akan menaruhnya di opsi yang telah tersedia yaitu Drive 0 Unallocated Space. Sebelum itu, pastikan tidak ada data penting dalam partisi tersebut. Kemudian klik next.
Alternatif lain = klik New untuk membuat partisi baru dan sesuaikan ukuran partisi > Apply > Next
25. Apabila muncul tampilan seperti ini, maka artinya proses instalasi windows sedang berjalan.
26. Pilihlah negara asal kita > Yes. Lalu, kita akan diminta layout keyboard, pilihlah sesuai dengan yang kita inginkan > Yes.
27. Di sini, kita akan ditawarkan untuk menambah layout keyboard kedua. Namun, kita skip saja tawaran tersebut.
28. Pada kedua opsi, kita pilih Set up for personal use. Karena ini hanya akan kita gunakan untuk pemakaian sehari-hari.
29. Karena kita tidak ingin menggunakan akun Microsoft, maka gunakan saja Offline account. Namun, jika ingin menggunakan akun Microsoft tetapi belum memilikinya, dapat klik Create account untuk membuat akun baru.
30. Pada tahap sebelumnya kita memilih Offline account, maka di tahap ini kita pilih Limited experience. Karena, jika kita memilih Next maka kita akan kembali ke tahap sebelumnya untuk sign in terlebih dahulu.
31. Selanjutnya masukkan nama yang akan menggunakan PC ini, sebagai contoh yaitu piljahbilqis lalu klik Next.
32. Buatlah password yang kuat tapi mudah untuk diingat > Next.
33. Pada bagian ini Microsoft ingin menanyakan izin untuk sinkronisasi data penjelajahan, jika setuju klik Accept.
34. Ini merupakan privacy settings, silahkan atur sesuai yang diinginkan. Lalu setujui dengan menekan Accept.
35. Di sini kita akan diminta untuk memilih bagaimana kita menggunakan Windows. Pilih sesuai preferensi, namun kita dapat melewati dengan klik Skip. Walaupun kita melewati bagian ini, Windows akan tetap berjalan dengan normal. Hanya saja tidak mendapat rekomendasi dan pengaturan dari opsi yang dipilih.
36. Tinggal satu langkah lagi, disini kita cukup pilih Yes.
37. Dan, Windows 10 siap dijalankan!
Selesai sudah langkah-langkah menginstall windows 10 melalui VMware, dan terima kasih telah mengunjungi postingan saya! :D
0 Komentar